BPD Desa Dahanrejo Gelar Jaring Aspirasi Warga, Jembatan Komunikasi antara Warga dan Pemerintah Desa
Dahanrejo – Suasana hangat dan penuh interaksi mewarnai Balai Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Minggu (10/8/2025). Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dahanrejo menggelar kegiatan Jaring Aspirasi Masyarakat sebuah forum resmi yang menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan masukan, kritik, dan saran terkait penyelenggaraan pemerintahan desa.
Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua RT/RW, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Dahanrejo. Kehadiran lintas elemen masyarakat ini mencerminkan kuatnya tradisi gotong royong yang menjadi napas pembangunan desa.
Ketua BPD Desa Dahanrejo, Madjid Asnun, menegaskan pentingnya forum ini sebagai jembatan komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah desa.
Baca Juga : https://desadahanrejo.gresikkab.go.id/artikel/2025/8/6/rembug-stunting-desa-dahanrejo-gresik-fokus-tekan-angka-stunting-menuju-zero-stunting
“Jaring aspirasi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi langkah nyata untuk memastikan setiap suara warga didengar dan dipertimbangkan. Semua usulan yang masuk akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Selanjutnya H. Subandi, SH., MH, Anggota BPD Dahanrejo menambahkan bahwa keterlibatan warga dalam forum seperti ini akan mempercepat penyelesaian masalah di tingkat desa.
“Kadang persoalan kecil bisa menjadi besar kalau tidak ada ruang untuk membicarakannya. Lewat jaring aspirasi ini, kita bisa mendengar langsung keluhan warga, mencari solusi bersama, dan memastikan hasilnya dirasakan semua pihak,” ungkapnya.
Diskusi berlangsung dinamis. Perwakilan warga secara bergantian menyampaikan pandangan, ide, dan keluhan. Setiap poin yang diutarakan langsung direspons oleh BPD, sehingga tercipta suasana dialog yang konstruktif dan solutif.
Melalui forum ini, BPD berharap arah pembangunan Desa Dahanrejo dapat semakin tepat sasaran, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kepercayaan warga pun kian tumbuh, karena mereka melihat langsung bahwa keterlibatan mereka membawa dampak nyata bagi kemajuan desa.