Rembug Stunting Desa Dahanrejo Gresik Fokus Tekan Angka Stunting Menuju Zero Stunting
Dahanrejo - Rembug Stunting Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik digelar di Balai Desa Dahanrejo pada Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa H. Mochammad Hasan, Camat Kebomas Tri Joko Efendi, SH, serta Kepala Puskesmas Kebomas dr. Ovaldo Kurniawan Kader Posyandu, Babhinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa dan Perangkat Desa terkait.
Dalam sambutannya, Kades H. Mochammad Hasan menegaskan komitmen desa untuk mengupayakan zero stunting. “Kami berupaya agar tidak ada lagi kasus stunting di Dahanrejo. Hal ini butuh kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga kesadaran masyarakat dalam memperhatikan gizi anak-anaknya,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Kebomas Dr. Ovaldo Kurniawan menyoroti pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, khususnya pemberian ASI eksklusif. Menurutnya, banyak ibu yang bekerja sehingga pemberian ASI sering kali terabaikan.
Baca Juga : https://desadahanrejo.gresikkab.go.id/artikel/2025/7/30/gagal-juara-aff-u-23-nobar-di-pasar-desa-dahanrejo-jadi-ajang-kebersamaan-dan-hidupkan-ekonomi-lokal
“ASI merupakan asupan utama yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Selain itu, pengelolaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) juga harus tepat agar anak-anak mendapatkan gizi seimbang,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dampak stunting tidak hanya menurunkan kecerdasan anak, tetapi juga melemahkan daya tahan tubuh, sehingga anak lebih rentan terhadap penyakit. Faktor keturunan atau genetik juga disebut dapat memengaruhi risiko stunting, meski bukan menjadi penyebab utama.
Selanjutnaya Camat Kebomas Tri Joko Efendi, SH, menegaskan bahwa penyebab stunting secara garis besar mencakup pola asuh, kondisi ekonomi, dan faktor genetik.
“Kami mendorong desa untuk memetakan penyebab stunting agar intervensi lebih tepat sasaran. Misalnya, bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, bisa diusulkan untuk mendapatkan bantuan pangan atau program gizi tambahan,” paparnya.
Selain membahas stunting, camat juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). "Kami berharap kader Posyandu Desa dapat membantu percepatan pelunasan PBB agar target pajak desa tercapai," ujarnya.
Melalui rembug ini, diharapkan muncul solusi kolaboratif antara pemerintah desa, tenaga medis, dan masyarakat untuk menurunkan angka stunting di Desa Dahanrejo hingga mencapai target zero stunting.