Dahanrejo – Pemerintah Desa Dahanrejo bersama Puskesmas dan kader kesehatan setempat melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) pada Sabtu pagi, (21/6/2025).
Tindakan ini merupakan respons cepat atas temuan jentik nyamuk Aedes aegypti yang mengkhawatirkan di wilayah Dahanrejo Kidul.
Bidan Desa, Ibu Dwi Indah Sulistiorini, mengungkapkan bahwa sebelum pelaksanaan fogging, tim kesehatan terlebih dahulu melakukan survei dan pengambilan sampel jentik di sepuluh titik lokasi.
Hasilnya, sembilan titik menunjukkan hasil positif mengandung jentik nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Angka temuan jentik yang tinggi ini menjadi indikator bahwa wilayah ini berisiko. Maka dari itu, segera kami lakukan fogging di seluruh Dahanrejo Kidul termasuk wilayah Bunder,” jelasnya.
Baca Juga: https://desadahanrejo.gresikkab.go.id/index.php/artikel/2025/6/18/waspada-dbd-jentik-nyamuk-ditemukan-di-rumah-dan-fasum-dahanrejo-warga-diimbau-perkuat-psn
Kegiatan fogging dimulai sejak pukul 08.30 WIB, melibatkan kader kesehatan, perangkat desa, serta partisipasi aktif warga. Pengasapan difokuskan untuk membasmi nyamuk dewasa yang berpotensi menularkan virus DBD.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Dahanrejo, H. Mochammad Hasan, yang memberikan arahan kepada masyarakat. Ia mengimbau agar masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging, melainkan juga aktif menjaga kebersihan lingkungan.
“Mari kita galakkan kembali kerja bakti rutin setiap akhir pekan. Fokusnya membersihkan lingkungan, saluran air, tempat-tempat genangan, serta titik-titik rawan sarang nyamuk,” tegas beliau
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak menumpuk barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat bertelurnya nyamuk, serta menjaga kebersihan pekarangan rumah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penyebaran DBD dapat dicegah sedini mungkin serta menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.