Rembug Stunting 2026, Desa Dahanrejo Gresik Susun Strategi Menuju Zero Stunting 2027
Dahanrejo – Pemerintah Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menggelar Rembug Stunting Tahun 2026 sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini menjadi forum bersama untuk menyusun usulan program dan langkah strategis dalam percepatan penurunan angka stunting di Desa Dahanrejo.
Kegiatan ini digelar di Balai Desa Dahanrejo, Senin (6/7/2026) dihadiri oleh Camat Kebomas Tri Joko Efendi, SH, Kepala Puskesmas Kebomas dr. Ovaldo Kurniawan, Kepala Desa Dahanrejo H. Mochammad Hasan, Ketua BPD Madjid Asnun, kader kesehatan, kader Posyandu, serta berbagai unsur masyarakat.
Kepala Desa Dahanrejo, H. Mochammad Hasan, menegaskan bahwa cita-cita Desa Dahanrejo adalah menjadi desa Zero Stunting. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, khususnya para kader kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kepada ibu dan balita.
"Bagaimana caranya Dahanrejo bisa Zero Stunting, tentu kami membutuhkan bantuan dan dukungan dari ibu-ibu kader. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader atas upaya, pengabdian, dan waktu yang telah diberikan dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan dan penanganan stunting," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kebomas dr. Ovaldo Kurniawan menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang harus dicegah sejak dini. Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda sehingga penanganannya pun tidak bisa disamaratakan.
Baca Juga; https://desadahanrejo.gresikkab.go.id/artikel/2026/6/28/puncak-haul-mbah-ndahan-2026-berlangsung-khidmat-ratusan-jamaah-padati-dahanrejo-kidul-gresik
"Tugas kita bersama adalah mewujudkan Indonesia bebas stunting, khususnya di Desa Dahanrejo. Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah ketika hasil penimbangan menunjukkan berat badan anak tidak mengalami kenaikan. Kondisi tersebut harus segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader dan orang tua untuk rutin memantau pertumbuhan balita melalui kegiatan Posyandu sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko stunting.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Kebomas Tri Joko Efendi, SH menyampaikan bahwa pelaksanaan Rembug Stunting pada dasarnya bertujuan menghimpun berbagai usulan program yang akan dimasukkan dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027.
"Silakan diusulkan apa saja yang dibutuhkan untuk penanganan stunting. Semua kebutuhan yang mendukung percepatan penurunan stunting dapat dibahas dan dirumuskan bersama," katanya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya tingkat kehadiran bayi dan balita dalam pemeriksaan rutin di Posyandu yang hingga kini masih berada di bawah target standar. Karena itu, menurutnya, kader kesehatan perlu lebih aktif melakukan kunjungan rumah (home visit) kepada keluarga yang balitanya tidak hadir di Posyandu.
"Kunjungan rumah menjadi langkah penting untuk mengetahui penyebab balita tidak datang ke Posyandu. Dari sana kader dapat memberikan edukasi kepada orang tua sekaligus memastikan tumbuh kembang anak tetap terpantau. Pemerintah desa juga harus memberikan dukungan terhadap kebutuhan kader agar kegiatan ini dapat berjalan secara maksimal," tegas Tri Joko Efendi.
Melalui Rembug Stunting ini, Pemerintah Desa Dahanrejo berharap lahir berbagai program yang tepat sasaran dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting, sekaligus mengantarkan Desa Dahanrejo mencapai target Zero Stunting pada tahun 2027.