Daftarkan Segera, Pemerintah Desa Dahanrejo Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah Gratis untuk Warga
Dahanrejo – Pemerintah Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, akan menyelenggarakan Pelatihan Perawatan Jenazah pada Ahad, 19 Oktober 2025 mendatang.
Kegiatan ini rencananya digelar di Balai Desa Dahanrejo dan terbuka khusus bagi warga Dahanrejo dari berbagai kalangan yang berminat mendalami ilmu pemulasaran jenazah.
Pelatihan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Pendaftaran bisa dilakukan langsung di kantor desa atau melalui kontak WhatsApp yang tercantum dalam flyer resmi kegiatan.
Untuk memperkuat materi, Pemerintah Desa menghadirkan narasumber KH. M. Zaim Afsokh, S.Ag., M.Pd.I., penyuluh agama Islam spesialis kifayah sekaligus instruktur nasional asal Sidoarjo.
Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam sekaligus praktik langsung yang bisa dipelajari oleh para peserta.
Baca Juga: https://desadahanrejo.gresikkab.go.id/artikel/2025/9/26/blt-dana-desa-dahanrejo-bulan-september-tersalurkan-kades-sampaikan-pesan-penting-untuk-warga
Kepala Desa Dahanrejo, H. Mochammad Hasan, menyampaikan pada Senin (29/09/2025) bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik desa, tetapi juga peningkatan kapasitas keagamaan dan sosial warga.
“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pemulasaran jenazah, mulai dari proses memandikan, mengkafani, menyalatkan hingga menguburkan sesuai syariat Islam." Ujarnya
Lebih lanjut Kades Hasan berharap adanya regenerasi kader-kader yang siap dan mampu membantu masyarakat saat diperlukan.
Pelatihan perawatan jenazah ini menjadi sangat penting karena setiap umat Islam memiliki kewajiban untuk melaksanakan fardhu kifayah bagi saudaranya yang wafat.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami tata cara secara teori, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan keterampilan dalam mengaplikasikannya di tengah kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas antarwarga, khususnya ketika ada keluarga yang sedang mengalami kedukaan.
Dengan adanya kader yang terlatih, maka proses pemulasaran jenazah bisa berjalan lebih cepat, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.