Pemdes Dahanrejo Gresik Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah Hadirkan Instruktur Nasional
Dahanrejo — Pemerintah Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, menggelar pelatihan perawatan jenazah bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Dahanrejo pada Ahad Pagi (19/10/2025), menghadirkan instruktur nasional sekaligus Penyuluh Agama Islam Spesialis Kifayah, KH. M. Zaim Afsokh, S.Ag., M.Pd.I, dari Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Dahanrejo, Naim, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan menambah wawasan dan keterampilan masyarakat dalam perawatan jenazah, yang merupakan kewajiban fardhu kifayah bagi umat Islam.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah ilmu kita dalam merawat jenazah. Karena ini merupakan fardhu kifayah, jika tidak ada yang bisa melakukannya maka kita semua akan berdosa. Semoga ilmu yang diperoleh dapat kita telaah dan amalkan di masyarakat,” ujar Naim.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Desa Dahanrejo terhadap aspek keagamaan dan sosial kemasyarakatan, bukan hanya pembangunan fisik semata.
“Pemerintah desa tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga berupaya membangun sumber daya manusia melalui kegiatan yang bernilai spiritual dan sosial seperti pelatihan ini,” tambahnya.
Baca Juga: https://desadahanrejo.gresikkab.go.id/artikel/2025/10/16/pemerintah-desa-dahanrejo-gelar-posyandu-ilp-wujud-komitmen-tingkatkan-derajat-kesehatan-warga
Dengan gaya penyampaian yang lugas namun santai, KH. Zaim Afsokh memaparkan materi secara komprehensif, mulai dari teori dasar, problematika di lapangan, hingga praktik langsung tata cara memandikan, mengkafani, mensholati dan menguburkan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Menariknya, dalam sesi praktik, peserta diminta untuk mempraktikkan sendiri cara memandikan dan mengkafani jenazah sebagaimana yang biasa dilakukan di lingkungan masing-masing.
Setelah itu, KH. Zaim memberikan bimbingan dan koreksi langsung, menjelaskan bagian-bagian yang perlu disesuaikan agar sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, membahas berbagai permasalahan yang sering muncul di masyarakat, seperti tata cara memandikan, penggunaan kain kafan, hingga cara pemakaman yang benar menurut ajaran Islam.
Salah satu peserta, Syafiin, Moden dari Dahanrejo Kidul, mengaku sangat puas dengan pelatihan tersebut.
“Sangat memuaskan masukan ilmunya. Cara penyampaiannya tidak membosankan dan sangat bermanfaat bagi kami para pelayan masyarakat. Semoga Pemerintah Desa Dahanrejo dapat kembali mengadakan pelatihan serupa agar pemahaman kami semakin mantap,” ujarnya dengan antusias.
Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Dahanrejo semakin memahami pentingnya ilmu kifayah dan mampu menerapkannya dengan benar ketika dibutuhkan di tengah masyarakat.